Blog

Salurkan Kreativitas, Nepatsa Daur Ulang Sampah

whatsapp-image-2021-01-29-at-07.57.25

Secara global ada usaha yang dilakukan untuk mengurangi sampah yang kita kenal dengan istilah 3R. 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle (kurangi, gunakan kembali, dan daur ulang). Upaya awal yang dilakukan yaitu reduse atau kurangi, artinya sebisa mungkin kita mengurangi produksi sampah. Cara yang dapat dilakukan akan sangat berhubungan dengan langkah kedua dan ketiga, yang pasti sebisa mungkin kita menekan produksi sampah mulai dari diri sendiri.

Langkah kedua yaitu reuse atau gunakan kembali, artinya sebisa mungkin kita menggunakan batrang-barang yang bisa digunakan secara berulang-ulang, hal ini untuk mengurangi sampah yang terbuang. Misalnya, kita memilih menggunakan botol minum yang bisa kita gunakan berkali-kali, bukan dengan botol minum sekali pakai. Tentu hal ini akan mengurangi semakin banyaknya produksi sampah plastik.

Langkah ketiga yaitu recycle atau mendaur ulang. Langkah ini kita lakukan apabila langkah pertama dan kedua belum berjalan seperti harapan. Artinya, jika memang sudah banyak produksi sampah di masyarakat, utamanya sampah anorganik maka ada hal yang bisa kita lakukan. Salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan mendaur ulang. Kita bisa memanfaatkan barang-barang bekar untuk kita ciptakan menjadi barang baru yang memiliki nilai manfaat.

Melihat fenomena yang telah terjadi, yaitu banyaknya timbunan sampah di lingkungan kita, SMP Negeri 4 Salatiga melakukan tindakan recycle. Bapak/ibu guru mengumpulkan sampah-sampah plastik yang kemungkinan masih bisa dimanfaatkan,  misalnya penggunaan botol bekas menjadi kotak pensil, pot, celengan, dan lain-lain.

Mengingat pembelajaran yang masih dilakukan secara daring, partisipasi siswa pun dihimpun dengan cara daring. Bapak/ibu guru dengan mata pelajaran masing-masing mengaplikasikan pembelajaran dengan kegiatan ramah lingkungan yang salah satunya adalah recycle. Siswa mendaur ulang sampah di sekitar tempat tinggal mereka, kemudian hasil berupa foto, gambar, atau video dikirimkan via whatsapp  maupun google classroom. Kegiatan ini bukan hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi dapat juga menggali potensi siswa agar mereka semakin kreatif.

Write a comment